Oleh: Ali Anwar Mhd
Mengikuti dan menyimak prosesi pengukuhan gelar Doktor Hanoris Causa (Dr. H.C) Drs. H.A Abdul Halim Iskandar, M.Pd. Menteri Desa & PDTT, Sabtu 11 Juli 2020, di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), sangat inspiratif.
Bagaimana tidak. Mulai dari Co Promotor-Promotor, Rektor, bahkan promovendus sendiri mengurai cukup detail atas landasan sikap yang telah diambil dan perjalanan kontribusi yang telah diberikan dengan sekian rentang waktu (1987-2020) secara konsisten. Mulai usai kuliah di UNY sampai saat ini.
Panggilan Sang Ibu melalui sepucuk surat untuk segera pulang ke kampung (desa) halaman setelah menyelesaikan pendidikan sarjana ilmu filsafat dan sosialogi pendidikan di UNY. Dan landasan ideologis yang tertanam kuat sebagai remaja yang dibesarkan di lingkungan pesantren. "sebaik-baik manusia yang memberi manfaat kepada manusia lain".
Dua hal tersebut yang menggelora kuat untuk mulai melakukan kerja-kerja nyata pengabdian dan gerakan kontribusi di desa tanah kelahirannya dengan bekal ilmu yang telah diperolehnya.
Di mulai dengan menjadi Guru BP Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Denanyar Jombang. Mendirikan SMK Sultan Agung yang akhirnya dikepalai sendiri. Menjadi dosen dengan jabatan dekan di fakultas tarbiyah Universitas Hasyim Asy'ari Tebu Ireng.
Selama bekerja terus melakukan kontribusi nyata. Aktivitas yang dikerjakan sebagai bentuk implementasi diri dalam pengabdian, kepedulian, dan pemberdayaan di lingkungan masyarakat pendidikan di tingkat menengah dan perguruan tinggi.
Selanjutnya, momentum reformasi menjadikan pergeseran pengabdian, perjuangan, dan pemberdayaan. Yang semula melalui dunia pendidikan dan bergeser menuju jalur politik. Disebabkan lahirnya partai Nahdliyiin.
Dua periode berturut-turut menjadi ketua DPRD di Jombang. Dilanjut menjadi ketua DPRD di provinsi Jawa Timur. Saat ini masuk eksekutif menjadi menteri Desa dan PDTT.
Perjalanan panjang pengabdian, perjuangan, dan pemberdayaan masyarakat, bergeser melalui kebijakan-kebijakan kongkrit di tengah pembelaan masyarakat yang lebih luas. Awalnya lingkungan pesantren dan Jombang. Bergeser ke masyarakat Jawa Timur dan saat ini masyarakat se Nusantara.
Pengabdian, perjuangan, dan pemberdayaan, yang awalnya bergeografis desa yaitu wilayah Denanyar dan Tebu Ireng (Jombang), menuju memproduk kebijakan terkait desa di Jawa Timur, dan nusantara melalui kementerian desa.
Menyimak perjalanan panjang, yang awalnya dilandasi kekuatan ideologis, bergerak menjadi kekuatan sosial yang lebih luas, dengan kesuksesan melejitkan diri sebagai sosok yang tumbuh dan berkembang secara vertikal dan horizontal, tentu tidak lepas dengan konsep humunistik, liberalistik, dan religiustik yang menjadi ruh perjalanan dalam gerakan.
Kebijakan-kebijakan yang diproduk melalui legislatif yang dipimpinnya, baik di kabupaten Jombang maupun di Jawa Timur, nyata-nyata (sebagaimana urainnya) betul-betul memperhatikan kebutuhan masyarakat desa/kecil. Produk kebijakan yang dilahirkan memperhatikan sisi kemanusiaan (humanistik).
Sedangkan cara yang ditempuh, di era yang terbuka (pasca reformasi), apalagi menduduki jabatan ketua, maka dipastikan pola liberasi juga digunakan.
Sedangkan landasan religius (yang selalu dipidatokan membela kaum must'adafin), dapat dibaca dari landasan ideologis partai yang dijadikan kendaraan, yaitu PKB (partainya Nahdliyiin), di samping sejak kecil dibesarkan di lingkungan pesantren. Pasti religiusitas ini yang menjadi landasan kuat utama untuk bergerak dan berkreatifitas.
Gelar Doktor Hanoris Causa (Dr. H.C) adalah, gelar yang diberikan oleh Perguruan Tiinggi (PT) yang berkompeten, kepada seseorang yang telah berkontribusi di bidang ilmu pengetahuan dan karya nyata dalam kehidupan bersama. Gus Menteri telah berdedikasi tinggi dan berkarya dalam bidang pemberdayaan masyarakat desa. Kerja konsisten tanpa henti dalam mengabdi.
Selamat dan sukses Gus Menteri atas raihan gelar Doktor Honoris Causa di UNY. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat. Tambah barokah hidupnya. Bisa menjadi teladan dan inspirasi para generasi muda yang pasti akan memiliki tanggungjawab lebih besar di hari yang akan datang. Semoga selalu sehat dan panjang umur.

0 Komentar